Mengulang Status Locked in Process

Deskripsi

Jika setelah menyelesaikan proses order domain, maka pada halaman Domain Details akan menampilkan Status pemesanan dari domain yang Anda pesan. Proses yang berhasil akan menghasilkan Status active, namun jika ternyata terdapat kesalahan pada saat order maka Status akan menjadi locked in process. Status locked in process terjadi apabila terdapat beberapa kesalahan yang meliputi: tidak validnya nameserver, tidak validnya data kontak WHOIS, dan terjadi kesalahan EPP Code pada saat transfer domain.

Tahap

Berikut adalah langkah-langkah untuk mengatasi jika Status berupa locked in process :

Kasus 1: Jika nameserver error

  1. Masuk ke halaman Domain Details.
  2. Jika Status menunjukkan locked in process dan terkunci dengan alasan Object does not exist (ns [nama_ns] does not exist) maka terdapat kesalahan dari penulisan nameserver Anda pada saat order sebelumnya. Oleh karena itu, pada bagian Nameserver klik tombol Edit1. Domain Details
  3. Kemudian akan muncul popup yang berisi kolom-kolom untuk mengganti nameserver. Gantikan nameserver yang sudah Anda daftarkan dengan nameserver yang benar-benar valid atau ada, kemudian klik tombol Save.2. Edit Nameservers
  4. Apabila sudah diganti, Anda akan diarahkan kembali ke halaman Domain Details. Kemudian klik tombol Retry Process untuk mencoba kembali proses order domain ini. 3. Retry Process
  5. Kemudian Status akan berubah menjadi processing dan tunggu beberapa saat sampai Status berubah kembali. Jika nameserver sudah valid maka Status akan berubah menjadi active.
  6. Selesai.

Kasus 2: Jika kontak WHOIS error

  1. Masuk ke halaman Domain Details.
  2. Jika Status menunjukkan locked in process dan terkunci dengan alasan Data management policy violation; Data management policy violation (voice is required) maka terdapat kesalahan dari penulisan WHOIS Contact Anda pada saat order sebelumnya. Oleh karena itu, pada bagian WHOIS & Security klik tombol Edit WHOIS1. Domain Details
  3. Setelah itu akan muncul popup yang berisi kontak yang terdaftar di WHOIS. Beberapa kontak diwajibkan untuk diisi supaya tidak terjadi error. Jika sudah mengetahui data kontak yang tidak valid maka klik tombol Change Contact.2. WHOIS Contact
  4. Lalu Anda akan diarahkan pada popup yang berisi daftar kontak yang dapat digunakan. Untuk mengubah data kontak, klik tombol ikon edit pada baris kontak yang akan diubah. 3. Choose Contact to Edit
  5. Masukkan data yang valid untuk mengganti data yang belum valid. Untuk data nomor telepon, Anda harus memasukkan data nomor yang berupa kode negara, nomor telepon, dan ekstensi jika tersedia. Jika sudah selesai kemudian klik tombol Save.4. Edit Contact
  6. Kemudian akan dikembalikan lagi ke halaman pemilihan kontak. Berikan centang pada checkbox Apply to all contacts (Administrative, Registrant, Billing, and Technical) supaya seluruh kontak juga berubah menjadi kontak yang baru. Setelah itu klik tombol Use Selected Contact5. Use Selected Contacts
  7. Kemudian kembali ke halaman Domain Details. Klik tombol Retry Process untuk mencoba kembali proses order dengan kontak WHOIS yang baru.  6. Domain Details
  8. Kemudian Status akan berubah menjadi processing dan tunggu beberapa saat sampai Status berubah kembali. Jika WHOIS Contact sudah valid maka Status akan berubah menjadi active.
  9. Selesai.

Kasus 3: Jika EPP Code tidak valid saat Transfer Domain

  1. Masuk ke halaman Domain Details.
  2. Jika Status menunjukkan locked in process dan terkunci dengan alasan Invalid authorization information (The requester has given authinfo which doesn’t match) maka terdapat kesalahan dari penulisan EPP Code Anda pada saat order transfer sebelumnya. Oleh karena itu, klik Retry Transfer1. Domain Details
  3. Setelah itu akan diarahkan menuju halaman baru untuk memasukkan EPP Code dengan sebuah Captcha untuk memastikan bahwa yang melakukan transfer bukanlah robot. Kemudian klik tombol Process2. Retry Transfer
  4. Jika domain sudah tertransfer, sistem akan melakukan pengecekan setiap satu jam sekali untuk menyesuaikan status domain. Namun apabila setelah dicek melalui WHOIS domain sudah tertransfer dan Status belum berubah (pending registrar approval), reseller / customer bisa melakukan sinkronisasi manual dengan mengklik tombol Synchronize3. Domain Details
  5. Selesai.